SELAMAT MENJENGUK & TERIMA KASIH

Sabtu, November 17, 2012

Sajak 14 : bukan berlari


jauh sayup di hujung berliku
mendominasi kuasa tak bertali
pandang merah ku lihat hijau
mengintai jejak berkas bertapak
tidak ku jemu makin mecuba
setiap peluang disapa lembut
adakah seru mendatang bersua

magis itu hanya janji
petualang merempat sisi tembok hitam 
di biar bangun tanpa kuasa
hanyut dan rebah
merintih asal bertamu

pulanglah kalian
mendapatkan jalan kembali
bukan ku pinta berlari
sekadar berjalan menghampiri
biar setapak mampu melangkah
asalkan bergantak dari yang sudah



Rabu, Mei 30, 2012

tafsir mimpiku Tuhan



Sang hati resah seharian. Ada saja benda yang tak kena. Bukan diminta-minta. Jiwa kaku tanpa rasa. jauhnya jalanan harus ditempuh. Gelak tawa lakonan tubuh tanpa jiwa. Madah melenting helangku herdik tiada rasa gundah. 


Mencari kekuatan diri dari pencipta. Hilangkan tompok hitam jiruslah mawar mewangi. Ku tetap tempuh dalam sendu dan pahit. Kosongkan fikiran dari ancaman durjana. 


Susunan langkah menghampiri mimpi. Terhenti. Tidak tertanggung seretan pedih. Ku tahu tidak pantas ku merintih. Tapi hanya pada-Mu ku memohon. Tolong aku Tuhan! Lindungi aku dalam Rahmat-Mu. Beri aku kekuatan. Tafsirkan mimpi indahku ini.





Sabtu, April 28, 2012

Sajak 13 : Kasihmu Terindah


Tatkala mengenal dunia ini
kami dikendong penuh sabar
Kasihmu  tabur  selaut biru
Dibelai indah tidur dan jaga

Bagai lebah mencari madu
Harianmu gigih bak semut hitam
Mengharap rama-rama mu terbang bebas
susah dan payah hidupmu
tetap terukir senyum sembunyi rasa

Lihatlah,
Anakmu sedang mengejar  kejayaan
Istirehatlah kalian kelak
Menikmati minum petang bersama
Umpama kisah cinta di Sun Two sewaktu dulu

Kami berdoa kebahagiaan hari depan mu
Walau apa yang kami berikan
tidak sebesar apa yang diterima
Kasih kami seluas langit biru





# SELAMAT ULANG TAHUN PERKAHWINAN 
ENCIK CHE AZMI ISMAIL & PUAN NAIMAH IBRAHIM



Jumaat, April 27, 2012

Sajak 12 : Hanya Pemerhati

malam melewati awal pagi
masih termenung jauh
ku tenung dalam-dalam kotak tipis bercahaya ini
janggal rasanya hari ini
hanya juri pemerhati 

tujahan papan kekunci terhinjut-hinjut
tetikus diketik merayau-rayau
sesekali kedengaran bunyi isyarat mesej mukabuku
kenalan lama menyapa
nostalgia lama menerjah benak
seronoknya bergelar murid darjah satu 

fail tugasan bersepah pada bar pemula
microsoft access masih lagi terbuka
susun atur tugasan masih belum terusik
teruja bertukar lemau

dada makin sakit semacam dipijak-pijak
batuk makin teruk kepala mula berat 
katil dan bantal peluk dah memanggil
tinggalkan semua ini 
kerna esok bermula lagi



Ahad, April 22, 2012

Melodi Sunyi



Pelik kan?
Itulah diri aku saat ini. Otak dan fikiran aku berlagu-lagu. Bait ke bait disusun teratur. Dari satu verse ke satu verse. Tapi senyap. sunyi. diam. 


Pernah tak korang rasa korang ada kat satu alam lain? Dunia korang sendiri? Seronok. Tapi HANYA korang seorang. Cuma ada dinding, meja tulis, laptop, aku dan khayalan. Bebas. Bermain dengan perasaan dan diri sendiri. 


Hidup ini umpama kilang. Jiwa adalah produknya. Hasil yang kita keluarkan hari ini akan mempengaruhi hasil esok hari. Gagalnya produk yang dikeluarkan, maka kilang akan mati. Lebih baik mati pucuk dari mati perasaan kan? 


Mungkin orang macam aku ni dikategorikan gila. aku gilakah? adakah aku gila? Gila adalah tipikal tapi sangat subjektif. Lebih baik jadi orang gila dari jadi orang yang tak gila tapi berlaku gila. 




# Kembalikan melodi hidup aku yang gersangkan runut dari mu.

Jumaat, Februari 24, 2012

Sajak 11 : Kembali mengenali-Mu


bergunung noda syurga dunia
kala iman dan hati makin jauh
takkan ada putih dari kealphaan

ucapan nista benak kotor
dijaja megahnya 
menjadi pahlawan manusia
hilang agama lenyapnya budaya

Ya Robbi
kembali mengenali-Mu
satu anugerah hidup sempurna
hati kosong terisi jua
hilanglah amarah
lapangkan jalanku
tiupkan roh iman dan Islam di jiwaku
agar aku senantiasa dekat dengan-Mu

andai esok masih ada
pastikannya untuk ku
tidak ku minta yang sempurna
hinggaku dapat membuatnya sempurna di mata-Mu
sesaat cuma hanya untuk dekati-Mu




Ahad, Disember 18, 2011

puisi buat malaikat ibu


Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia Menjelang diturunkan dia bertanya kepada Tuhan, para malaikat disini mengatakan " Bahwa besok engkau kan mengirimku ke dunia Tapi bagaimana cara saya hidup disana “ Saya begitu kecil dan lemah “ kata si Bayi Tuhan Menjawab “ Aku telah memilih satu malaikat untukmu, ia akan menjaga dan mengasihimu " Tapi di Surga apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa, ” ini cukup bagi saya untuk bahagia” demikian kata si Bayi Tuhanpun menjawab ” Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum setiap hari untukmu dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan jadi lebih berbahagia

Si Bayipun bertanya kembali ” Dan apa yang dapat saya lakukan, saat saya ingin berbicara kepadaMU" Sekali lagi Tuhan Menjawab ” Malaikatmu akan mengajarkan, bagaimana cara kamu berdo’a

Si bayipun belum puas. Iapun bertanya lagi “ Saya mendengar bahwa dibumi banyak orang jahat, siapa yang akan melindungi saya ?

Dengan penuh kesabaran Tuhanpun menjawab “ Malaikatmu akan melindungimu dengan taruhan jiwanya sekalipun"

Sibayipun tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaannya “ Tapi saya akan bersedih karena tidak melihat Engkau lagi" Dan Tuhanpun menjawab lagi “ Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku dan akan mengajarkan bagaimana cara kamu bisa kembali kepadaKU, walaupun seseungguhnya aku selalu berada disisimu

Saat itu surga begitu tenangnya, sehingga suara dariu bumi dapat terdengar, dan sang anak dengan suara lirih bertanya " Tuhan ..jika aku harus pergi sekarang. Bisakah engkau memberitahuku, siapa nama malaikat dirumahku nanti

Dan Tuhan pun menjawab, kamu dapat memanggil malaikatmu ...IBU

Kenanglah Ibu yang menyangimu Untuk Ibu yang selalu meneteskan air mata ketika kau pergi... Ingatkah engkau ..ketika Ibumu rela tidur tanpa selimut, demi melihatmu tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhmu Ingatkah engkau ketika jemari Ibu mengusap lembut kepalamu ?..dan ingatkah engkau ketika air mata menetes dari mata Ibumu ketika ia melihatmu terbaring sakit Sesekali jenguklah Ibumu yang selalu menanti kepulanganmu dirumah tempat kau di lahirkan Kembalilah memohon maaf pada Ibumu yang selalu rindu akan senyumanmu Jangan biarkan engkau saat saat yang akan kau rindukan dimasa datang ketika Ibu tiada Tak ada lagi yang berdiri didepan pintu menyambut kita..tak ada lagi senyuman indah tanda bahagia Yang ada hanyalah kamar kosong tanpa penghuninya Yang ada hanyalah baju yang digantung dilemari kamarnya Tak ada lagi dan tak akan ada lagi yang meneteskan air mata mendo’akanmu disetiap hembusan nafasnya Kembalilah segera...peluklah Ibu yang selalu menyayangimu Ciumlah kaki Ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang tyerbaik di akhir hayatnya. Kenanglah semua cinta dan kasih sayangnya Ibu Maafkan aku..sampai kapan pun jasamu tak akan terbalas

mOhdbOb : Rindu mama ak sangat2..lama xblik kg..